IST AKPRIND Yogyakarta menerima kehadiran tiga assesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Kamis (29/8). Tiga assesor tersebut adalah Prof. Dr.Ir.Agus Buono, M.Si. M.Kom dari Institut Pertanian Bogor, Dr.Ir. Prastawa Budi, M.Sc dari Universitas Hasanuddin serta Saepudin Nirwan, S.Kom., M.Kom. dari Politeknik Pos Indonesia. Kehadiran assesor tersebut dalam rangka visitasi lapangan terkait perpanjangan akreditasi institusi IST AKPRIND. Kehadiran tim assesor disambut oleh seluruh jajaran pimpinan IST AKPRIND, Yayasan Pembina Potensi Pembangunan (YPPP) dan unit-unit terkait dengan kegiatan akreditasi. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Siti Muslimah Widyastuti, M.Sc serta observer dari salah satu PTS di Yogyakarta.

akreditasi-akprind-2

Assesment lapangan dalam rangka akreditasi institusi di IST AKPRIND ini menjadi istimewa karena dalam pengajuan perpanjangan akreditasinya, IST AKPRIND menggunakan Instrumen Akreditasi BAN PT Terbaru yaitu instrumen akreditasi 4.0. Dan hingga pelaksanaan assesment lapangan di IST AKPRIND, tercatat baru dua perguruan tinggi yang assesment menggunakan instrumen akreditasi 4.0 tersebut. Pada instrumen akreditasi baru ini terdapat sembilan kriteria yang akan dinilai oleh BAN-PT, sementara pada instrumen lama terdapat tujuh standar. Pada instrumen baru ini laporan perguruan tinggi juga berbasis evaluasi diri, berorientasi pada outputs dan outcomes dan lebih spesifik. Sementara pada instrumen lama berbasis borang yang mudah di scale up dan cenderung mekanistik. Selain itu juga berorientasi input sehinga keterkaitan dengan kualitas kurang terlihat.

akreditasi-akprind-3

Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Dr. Ir. Amir Hamzah, M.T., menyampaikan bahwa assesment lapangan ini dilaksanakan hingga Jum’at (30/8). Rektor juga menambahkan bahwa assesment lapangan ini untuk mengkonfirmasi data Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) dengan kondisi nyata dilapangan. LED menggambarkan status dan analisis capaian masing-masing kriteria, sehingga perguruan tinggi mengetahui kekuatan dan kelemahannya. Sedangkan LKPT mememuat data capaian indikator kinerja program studi, yang secara bertahap akan diintegrasikan dengan PD-Dikti. Hasil akreditasi dengan instrumen baru ini nantinya akan dinyatakan dalam bentuk status akreditasi dan peringkat terakreditasi. Terdapat dua status akreditasi yaitu terakreditasi atau tidak terakreditasi. Dan terdapat pula Peringkat Terakreditasi yaitu: BaikBaik SekaliUnggul.

Sumber : https://akprind.ac.id/

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here