Abdimas Kapanewon Mlati, Cebongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. PELATIHAN APLIKASI MOBILE UMKM

Abdimas Kapanewon Mlati, Cebongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. PELATIHAN APLIKASI MOBILE UMKM

Suraya, S.Si., M.Kom dosen dari Jurusan Rekayasa Sistem Komputer Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, melakukan Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS) di Kapanewon Mlati, Cebongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, pada Tanggal: 13 Oktober 2021.

Peserta kegiatan ini adalah kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) se Kapanewon Mlati, pada kegiatan ini diikuti oleh 33 anggota PKK dan didampingi oleh ibu Kapolsek Mlati.

Suraya, S.Si., M.Kom. dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS) ini mengangkat tema “Pelatihan Aplikasi Mobile UMKM” dimana narasumber menjelaskan tentang rintangan klasik dalam upaya penguasaan teknologi adalah kurangnya kapasitas lokal dan keahlian untuk menyeleksi, memperoleh, mengadaptasi, dan mengasimilasi teknologi, seiring dengan keterbatasan dan kekurangan sarana finansial, sebagaimana pula dalam penguasaan informasi.  Tidak banyak UMKM yang telah memiliki kapasitas jaringan dan monitoring yang memungkinkan mereka untuk mampu mengakses informasi secara baik. Bagaimana melakukan pembinaan dan jasa berdasarkan kebutuhan UMKM khususnya berhubungan dengan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi dan telekomunikasi bagi pengembangan UMKM, yaitu merancang dan membuat implementasi yang dapat diakses masyarakat luas dengan mudah dan murah yang dapat memberikan informasi yang lengkap tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk menganalisa pengambilan laba sebuah produk, serta dapat membantu dalam pengambilan keputusan dalam penggajian karyawan, berapa besar biaya operasional sebaiknya dikeluarkan untuk menyelesaikan produk tersebut, dan untuk mengetahui hasil akhir ataupun laba bersih dalam kurun waktu tertentu. Pengguna dalam hal ini pengusaha bisa melihat hasil analisa mengenai BEP (Break Event Point) dari usaha yang dilakukannnya.

Antusiasme peserta pada kegiatan ini terlihat dari keaktifan peserta dalam diskusi. Seperti peserta menanyakan bagaimana sih kok belanja secara online sering tertipu atau kadang apa yang dilihat tidak sama dengan apa yang diterima.

Dalam kesempatan ini ibu kapolsek dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita harus selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi online, juga keaktifan kegiatan PKK perlu ditingkatkan karena menjadi ujung tombak paling bawah dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya ibu-ibu / kaum wanita.